Jumat, 17 Oktober 2014




Ini Sebagian dari pernyataan santri kami di DARUL FALAH ENREKANG .

مرحبا في معهد دار الفلاح .

بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamu alaikum wr.wb.
                Buat kakak kakak Formalis , sebenarnya sangat berat mengatakan kekurangan kakak semua , tapi ini yang kakak minta, tentunya kakak semua menunjukkan hasil yang maksimal dalam mengajar kami semua dengan penuh kesabaran , kekurangan kakak semua adalah “ Kenapa sih kenapa sih kami tidak bias mendeteksi kekurangan kakak semua ? apakah kakak berusaha menutupinya ? itu ji .
                Terima kasih telah mengajarkan kami, karena kakak di sini mengajar bukan karena imbalan tapi karena rasa ingin berbagi, mengajar bukan hanya tujuan belaka, tapi juga berbagi dan menciptakan pengalaman . Bagi kami, ilmu yang kakak beri lebih berharga dari sebuah harta , kakak membekali kami dengan dengan ilmu tuk terus belajar walaupun banyak rintangan .
                Bagi kami, semua pertemuan, kebahagiaan, keceriaan terekam jelas dalam pikiran kami, momen inni kami manfaatkan dengan sebaik baiknya (meskipun ada yang tidak menggunakannya) tapi mereka itulah orang yang merugi , yang kami harapkan ialah kami masih bias bertemu dengan kakak kakak semua tahun depan, itu yang paling kami harapkan . Insya Allah .
                Kakak semua hadir disaat kami semua sedang tidak bersemngat di sini, penuh kegelisahan, tapi kakak dating menyalaka api semangat belajar, dengan atmosfer berbeda, yang meskipun kami merasakannya yang dalam waktu sebentar saja, kami menegrti kok kak . Kami menuntut ilmu , begitupun kakak semua , kita sama sama berjuang demi agama Allah swt. Insya Allah kami juga akan seperti kakak . Doakan Yaaa !
                Sekali lagi kesan saya …. Berbagai macam karakter dari kakak semua membuat Formalis semakin menarik, memang orang berilmu itu sulit dilupakaj jasanya , bahkan tidak bias , apalagi mukanya . Kakak mengatakan belajar dari kami , tetapi kami belajar lebih banyak dari kakak , Insya Allah kami tidak akan melupakan jasa kakak semua .

Jalan jalan ke pekanbaru
Kita harus rajin menyapa
Kalau dapat jodoh dan teman baru
Teman lama jangan dilupa .
Thanks To : Formalis .
Salam kami : Dandi Akbar





Nama : Arga Wastu Naufal
Kelas : VII SMP

Kritik  : Pembagian kelompok yang kurang efisien karena banyaknya santri yang pindah pindah kelompok .
Saran : Kakak kami ingin metode pembelajaran yang lebih diperketat lagi supaya kami akan merasa belajar yang sangat enak , tidak seperti kemarin yang banytak anak anaqk mengganggu kami . Saya juga pernah melihat salah satu ust sangat kelihatan sangat  marah tetapi mencoba tuk memendam nya .
Kesan : Selama kakak/ustadz mengajar kami, kami mengucapkan banyak terima kasih karena telah memberi kami ilmu yang banyak .

Nama : Muh Fadhli
Kritik : Kenapa ada salah satu kakak Formalis yang tidak pernah menjadi Imam padahal kami ingin mendengar suara merdu dari kakak .
Saran : Kami semua berharap kakak kakak Formalis  bisa datang lagi ke pondok Darul falah tahun depan dan kami harap kakak tidak melupakan kami . 
Pesan : Saya berharap jangan pernah lupakan kami dan kami semua mendoakan kakak supaya sukses sehingga membawa Indonesia maju dan tidak terpengaruh dengan golongan Syiah dan insya Allah kami akan menyusul kakak di Formalis . 
Kesan : Kami semua di sini berterima kasih kepada kakak kakak di Formalis karena telah memberikan ilmunya yang begitu yang banyak sehingga apa yang kami tidak ketahui akhirnya kami ketahui .



Nama : Muh. Hajar (Rudi)
Kelas : I
Kritik : Tidak ada krtitikan bagi kakak kakak .
Saran : Jika menjelaskan suatu pembahasan saya ingin ada lawakannya biarpun sedikit seperti Kak Imam saya sangat suka beliau jika menjelaskan sesuatu .
Pesan :  Tahun depan datang lagi ya, bawa buku yang lebih banyak lagidan saya ingin agar kakak kakak Formalis yang belum menikah agar segera menikah .
Kesan : Semoga Kakak Formalis bisa memberantas Syiah .

Nama : Muh Firdaus
Kelas : I Satu
Pesan : Saya berterima kasih kepada kakak Formalis yang telah mengajarkan kami bahasa arab , andaikan kakak tidak datang maka siapa lagi yang akan mengajarkan kami bahasa arab seperti ini .
Kritik : Harusnya kakak tidak istirahat saat pembelajaran karena belajar itu lebih berharga daripada bermain .



Nama : Hardiansyah
Kelas : III Tiga .
Kritik : Ustdaz tidak terlalu tegas dalam mengajar . Kenapa tidak pernah belajar syariah dan tarbiyah ? jangan cepat marah marah ya kak ! Kak, Jalan jalan dong ke asrama biar melihat kehidupan kami juga .
Saran : Sebaikmya kalau kelas tiga jangan terlalu lama hafal mufrodatnya , juga sebgian besar ustadz hanya sering mengajar di Mts bukan di SMP , harusnya di imbangi kak , jangan terlalu fokus belajar terus kak , berikan juga waktu tuk bermain , seharusnya sambil belajar dan bermain sedikit
Pesan : Tahun depan kami harap kakak Formalis datang lagi yaa .
Kesan : Kami sangat berterima kasih karena kami sangat banyak mendapatkan ilmu yang banyak dan bermanfaat dari kakak yang tidak dapat kami petik jika kami sekolah di luar . Kakak Formalis sangat menyenangkan kalau mengajar dan semuanya fasih dalam bahasa arab . Sekali lagi kami bereterima kasih karena telah memberikan kami ilmu yang begitu bermanfaat .

Nama : M. Sultan Aras
Kritik : Biasanya kakak sering datang terlambat dalam mengajar
Saran : Sebiknya cepat masuk dalam jalam pelajaran
Pesan : Saya harap kakak datng lagi ke sini tahun depan yaa tuki mengajar kami kembali .
Kesan : Waktu adalah uang , karena belajar bahasa arab sangatlah singkat maka kami gunakan dengan sebaik baiknya .  


Nama : Andriyan
Kritik : Kenapa sih Ust Sastra cepat sekali pulang padahal jika mengajar kami cepat sekali dimengerti , dan kenapa Ust Asyraf tidak mengajar di Santriwan ??
Saran : sebaiknya banyak menceritakan ceita islami , supaya bisa belajar dari cerita tersebut .
Pesan : Kami berterima kasih atas kedatangan Formalis karena kami banayk mengetahui bahasa arab


Nama : M.Marzuq
Saran : Sebaiknya kakak Formalis banyak menceritakan masa lalunya dan juga ketika ia masih di jakarta .
Kesan : dengan kedatangan kakak Formalis yang mengadakan perkampungan bahasa Arab saya lebih banyak mengetahui bahasa arab . Apalagi dengan pembagian buku gratis Syiah .



Nama : Saiful
Krirtikan : Kak , kok ketika mengajar di awal awal sangat rajin tapi ketika 2 hari terakhir makin malas , sehingga banyak ustadz yang tidak masuk . Dan kenapa ada salah satu ust yang marah ketika menjelaskan pelajaran ? Juga jangan terlalu memaksakan penghafalan mufrodat dari 1-6 terutama Saiful .
Saran : Sekali-sekali belajarnya di luar kelas supaya tidak terlalu bosan , dan semoga tahun depan ustdaz yang datang tambah banyak lagi .
Pesan : Jangan pernah lupakan kami , kalau perlu tahun depan datang lagi ya dengan ustadz dan ustdzah yang mengasyikkan .



Nama : Muh.Ramadhan
 Kritik : Kenapa cara mengajarnya main main ? Harusnya tegas supaya anak anak tidak main .
Pesan : Salam sama orang orang di kampus Lipia
Kesan : Sungguh tak terasa di hari hari terakhir bersama ustadz ganteng telah selesai .



Nama : Anam
Kritik : Biasa banyak yang terlambat datang ke kelas , saya saranin supaya datang tepat  waktu .
Pesan : Tahun depan datang lagi yah .


Sabtu, 20 September 2014

Tulisan sudah mulai dilirik media .


Judul tulisan kali ini seakan esktrem banget yaaa ? Seakan sudah menjadi penulis terkenal gitu !! Hahaha .. saya cuman berharap suatu saat bisa menjadi penulis kok , ingin berbagi inspirasi dengan sebuah karya tulis sehingga juga mampu berdedikasi bagi masyrakat di Indonesia .

L-Celebes , inilah media pertama yang menerbitkan tulisan ku melalui sebuah buletin kecil yang disebar di kampus sekali dalam sebulan oleh bagian publikasi Formalis, walaupun merupakan media komunitas namun saya percaya bahwa langkah besar dimuali dengan beberapa langkah kecil ( I believe it ) . Karena tak seorang pun yang tahu bahwa suatu saat tulisan ku akan diterbitkan media terkenal bahkan akan menjadi best seller . Arjuu zalik .

Tulisan kali ini menceritakan tentang sebuah program tahunan Formalis setiap liburan musim panas (begitu kami menyebutnya) , yaitu dedikasi pendidikan bagi putra putri sulawesi khususnya dengan mengadakan dauroh lughowiyah di beberapa tempat pondok di sulawesi . Dauroh kali ini kami mendatangi 4 pondok di Sulawesi yaitu : Darul Falah Enrekang , Syiar Islam Sinjai , Darul Aman Makassar serta Darul Istiqomah Mala mala Sulawesi Tenggara .

Alhamdulillah acara kali ini berjalan dengan lancar walaupun tersapat beberapa tantangan , namun itu merupakan pelajaran bagi kami semua bahwa ternyata masih banyak para anak Bangsa yang mempunyai semangat untuk belajar .

Senin, 15 September 2014

Imam Shamsi Ali
→ Menebar Damai Di Bumi Barat.



Amerika, ketika mendengar negara ini yang terbayangkan dalam benak saya bahwa negara ini adalah negara adidaya di dunia ini, negara yang telah sangat maju jika kita memandang dari bidang tekhnologinya, sumber daya mausianya dll, terbukti dengan banyaknya Penemuan penemuan masa kini berasal dari negara yang satu ini.

Sebelumnya tak pernah terbesit dalam benak saya bahwa Islam di negara ini berkembang dengan pesat, atau tak ada ruang yang disiapkan pagi penganut agama islam, mengingat agama ini merupakan minoritas di negara ini, namun semua pandangan itu berubah tatkala saya menemukan sebuah buku dengan judul → Imam Shamsi Ali, Menebar damai di Bumi Barat.

Dalam buku ini penulis menceritakan bagaimana perjuangan Pak Shamsi Ali dalam mendakwahkan Islam di negara yang mayoritas beragama non muslim ini. Sebelumnya Pak Shamsi jga tak pernah membayangkan dia akan tinggal dan berdakwah di negara Liberal ini, namun semua berubah tatkala ia mendapatkan panggilan guna melanjutkan dakwahnya di Negara yang presidennya pernah memcicipi pendidikan di Indonesia ini, karena ia sendiri berasal dari sebuah desa kecil tepatnya di Desa Kajang Kab Bulukumba Sul-Sel.

Singkat cerita Pak Shamsi pun menerima tawaran tersebut seraya tak percaya dan berpikir panjang bagaimana kehiudpannya kelak di Amerika. Seiring berjalannya waktu ia pun menikmati hidupnya di jakarta selaku ketua Muallaf serta Imam Masjid di Islamic center New York. Dia sering mengadakan dialog Interfaith dengan beberapa penganut agama di Amerika sehingga beliau sangatlah dikenal oleh beberapa kalangan agama si New York, juga dengan gaya pembawaaan dakwah yang sangat santun dan bersahabat sehingga sangatlah mendukungnya dalam berdakwah sehingga masyarakat amerika menerima nya dengan sangat mudah.

Satu hal yang perlu dicatat bahwa tak selama semua berjalan dengan lancar, tentu di samping semua itu ada banyak duri serta tantangan dalam dakwah, namun di situlah ia banyak belajar dan terus belajar.
Ini hanyalah sekelumit dari luasnya pengalaman beliau dalam buku ini.

Alhamdulillah buku ini telah saya baca dalam jangka kurang lebih 10 hari, itu dikarenakan sistem penulisan yang sangat mudah tuk dipahami serta menampilkan pengalaman yang sangat luar biasa dari seorang Anak Desa Asal Sulawesi Selatan.

Selaku anak bangsa tentulah saya juga ingin mengikuti jejak pengalaman beliau dalam dakwah, saya juga ingin berkunjung ke negara dimana beliau ini menyampaikan dakwahnya, ya Amerika, salah satu tempat yang ingin saya kunjungi.

Imamuddin Mukhtar
16 September 2014.
11:45 am.
Perubahan Jadwal.



Memang di dunia jarang ada yang permmanen, peraruran tertentu bisa berubah bersamaan degan berubahnya zaman, yang tadinya di posisi kanan bisa berubah menjadi posisi kiri, yang tadinya teman eh ternyata besoknya sudah menjadi lawan. Namun mungkin itulah Konsekuensi kehidupan yang terjadi, tinggal bagaimana kita memposiiskan diri mengahadapi perubahan itu.

Jadwal Kuliah misalnya, yang tadinya saya kuliah di Rumah Fiqih Indonesia pada hari Minggu, kini berubah menjadi hari Senin pukul 02: 00-21: 30 pm, padahal jam seperti ini adalah jam istieahat bagi beberapa orang, enaknya soh todur siang, khususnya setelah setengah hari duduk di kelas mwndengarkan penjelasa Sang Dosen.

Namun seperti yang saya katakan sbwlumnya bahwa inilah kehidupan, TPH saya ke jakarta bukan untuk santai kok, saya ke sini memang benar benar ingin berjuang menggapai cita cita yang telah lama saya rangkai, perjuangn ini hanyalah sekelumit dari planning beaar yang telah saya rencanakan dari dulu. Abba (panggilan bapak ku) pernah berlata bahwa: Tradisi tidur siang hanya di kenal di Indonesia dan merupakan suatu warisan dari penjajah zaman dahulu, hal inilah yang membuat banyak orang di Indonesia tak memanfaatkan waktunya di siang hari, karena bersumsi bahwa siang itu digunakan untuk tidur , bahkan dalam alquran dengan jelas dosebutkan bahwa: Lami jadikan malam sebagai pakaian dan kami jadikan siang sebagai wktu tuk mencari penghidupan. "Kata abba ku".

Prinsip inilah yang coba saya terpkan dalam kehidupanlu di sini, namin tak dapat kupungkiri bahwa terladang saya terlena dengan hal yang satu ini (tidur siang).

Sebenanrnya sih pada hari senin-jumat saya mengajar di salah sagu TPA yanh tidak jauh dari konttakanku, namun semua itu terpksa saya korbankan karena beranggapan bahwa belajar di RFI merupakan suatu hal yang sangat urgent buat ku. Singkat kata, kapanpun perkuliahan di RFI maka akan kukorbankan waktuku guna mengikuti kegiatan bermanfaat yang satu ini.


Imamuddin Mukhtar
Jakarta, 15 September 2014
pukul 21:50 di Busway.

Minggu, 14 September 2014

Sabtu , 13 September 2014
BAZAR KAISA

            Bazar , suatu kegiatan yang tak pernah saya bayangkan tuk mengadakan nya , namun semua itu berubah tatkala saya bergabung dalam Kaisa sebagai tim Fundraising , bazar merupakan program bulanan kali ini . Dimulai dengan memasang poster iklan bazar di siang bolong bersama salah satu rekan bernama Afina .

            Hari yang dijadwalkan pun datang , segera kami mempersiapkan segala peralatan tuk digunalkan dalam bazar kali ini , tak lupa sound system guna meramaikan suasana . Satu persatu tumpukan barang bekas kami angkut ke samping jalan , mungkin kegiatan/pengalaman seperti ini tak pernah saya lakukan sebelumnya , namun semua ini akan menjadi pengalaman berharga bagi saya .
Karena saya tidak punya sepeda motor maka Afina pun segera menyewa sebuah mobil pick up yang parkir samping jalan guna mengangkut barang bekas kami yang cukup banyak .

            Beberapa menit kemudian , taman ketapang pun kami sulap menjadi sebuah tempat menjual barang kami ini , awalnya sih pengunjung tidak begitu ramai , namun selang beberapa waktu pembeli mulai antusias datang ke tempat ini dan Alhamdulillah sedikit demi  sedikit barang bekas kami laku terjual hingga siang hari.

            Waktu terus berjalan dan akhirnya sebuah kesepakatan didapatkan yaitu melanjutkan bazar kami di malam hari . Tapi kali ini saya tidak ambil bagian karena saya berangkat ke sekretariat Sahabat Pulau di kebon jeruk Jakarta barat .  Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tak terduga ternyata pemasukan kali ini cukup signifikan , terhitung pemasuka kali ini ialah 1.386.000 . Alhamdulillah . 

Sabtu, 13 September 2014

Malam minggu Imam.


Judul kali ini saya terinspirasi dari sebuah karya Fenomenal dengan judul "Malam minggu Miko" maka saya ubah dengan nama saya sendiri .

Malam minggu. Mungkin sudah sangat familiar di telinga para pemuda pemudia sekarang ini, atau bahkan sudah sering tersengar oleh semua orang. Entah kenapa seakan malam yang satu ini seakan begitu spesial bagi beberpa kalangan, mungkin besoknya adalah hari libir kali yaa, maybe. Lain hal bagiku, dimana bagi saya semua malam sama aja kok, tetap seperti biasa Hehehe ..

Malam minggu kali ini saya berkunjung ke sekretariat Sahabat Pulau tepatnya di Jakarta barat, yaa sekedar silaturahim dengan teman di sana, juga mengisi malam minggu ku.

Alhamdulillah disana saya bertemu trman teman hebat yang punya berbagai gagasan gaagsan dan ingin melihat Indonesia ini maju, tentu sdmua mendambakan hal tersebut bukan ??

Saya bertemu dengan Founder Sahabat Pulau Kak Hendriyadi atau lebih dikenal dengan Bang Acho, kak Awan (Koordinator Sahabat Pulau Lampung), Imam serta Fajar yang mahir dalam memainkan Piano, di sini saya juga bertemu dengam beberapa teman dari Sul-Sel yang kuliah di Jakarta, ada Sadri, Rival juga beberapa perempuan teman nnya, kami ngobrol asiek bersama, eehh ternyata Sadri ini pernah satu pesawat dengan saya sewaltu balik le jakarta, namun saat itu saya masih belum kenal juga jadilah hanya sebatas tatapan mata sekilas. Heheh ..

Sunguh luar biasa malam ini ketika bertemu dengan teman teman di Sahabat Pulau. Juga bang Acho menawarkan sebuah program bernama "Sahabat Pulau mengaji" semoga program ini bisa tereliasisasi.

Aamiin.

Inilah Kampus ku .

Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab
Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA)
Didirikan        1980
Jenis        Perguruan tinggi
Lokasi        Jakarta Selatan, DKI Jakarta,  Indonesia
Julukan        LIPIA
Afiliasi        Imam Muhammad bin Saud Islamic University di Riyadh
Situs web        www.lipia.org

Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) adalah lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu tentang agama Islam yang berada dibawah naungan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud Riyadh. Berlokasi di Jakarta Selatan didirikan pada tahun 1400 H/ 1980 M.

Alamat sekarang: Jl. Buncit Raya No. 5A Ragunan Jakarta Selatan, yang sebelumnya berada di Salemba Raya dan Raden Saleh.

JurusanSunting

Jurusan yang ada di LIPIA adalah:

Jurusan Syari'ah: memberikan gelar Bachelor/Lc dalam bidang ilmu syar'iah. Masa belajar 4 (empat) tahun.
Jurusan Persiapan Bahasa/I'dad Lughowi, terdiri dari empat level, lama pendidikan 2 tahun.
Jurusan Takmily/pra Universitas, lama pendidikan dua semester.
Jurusan Pendidikan Guru/ Diploma, memberikan ijazah diploma umum dalam bidang metodologi pengajaran bahasa Arab bagi non Arab. Lama pendidikan dua semester.
Jurusan Manajemen Keuangan dan Perbankan Islam, Diploma IV, masa belajar 4 (empat) tahun.
Tujuan:

Menyebarluaskan bahasa Arab
Mendidik tenaga pengajar yang ahli dalam bidang pengajaran bahasa Arab bagi non Arab, serta membekali mereka dengan ilmu pengetahuan Islam
Mengembangkan kurikulum bahasa Arab di perguruan tinggi dan sekolah-sekolah di Indonesia.
Memberikan bantuan kepada perguruan tinggi dan sekolah-sekolah berupa, teks book, buku-buku dan alat bantu/peraga.
Menyiapkan tulisan-tulisan ilmiah tentang bahasa Arab praktis dalam pengajaran bahasa Arab.
Mengadakan penataran bagi para guru bahasa Arab.

Jumat, 12 September 2014


Kamis 11 September 2015
Selaku Fundraising . 

Sebagai salah seorang dari Tim Fundraising di Salah satu komunitas sosial di jakarta KAISA , menagajrkan saya tuk bagaimana memanfaatkan peluang se kecil pun dalam menghsilkan hal hal yang dapat dimanfaatkan komunitas .
Fundraising adalah sebuah tim penggalang dana dalam beberapa komunitas , namun kalimat “ Fundraising” mungkin masih begitu asing di beberapa telinga orang . Jadi, Fundraising ini ialah sebuah tim yang bertanggung jawab persoalan dana dalam kelanjutan program dalam organisasi .  
Adapun KAISA ialah singkatan dai Komunitas pecinta dan pemerhati Anak bangsa, Kaisa meruapakan sebuah komunitas/ kumpulan dari beberapa anak muda yang peduli Sosial khusunya kepada kaum margnal, kaum dhuafa serta anak jalanan yang tidak mendapatkan hak yang sebenarnya mereka dapatkan dari bangsa ini . Namun ketika kita memperhatikan betapa banyaknya anak anak yang sama sekali tidak medapatkan semua itu , di stulah kami hadir bersinergi bersama dengan beberapa pemuda dalam memikirkan anak anak penerus bangsa ini , saya teringat dengan ungkapan Pak Anies Baswedan “ Mendidik dalah kewajiban orang terdidik “
Sore ini saya harus mendatangi beberapa toko photo copy guna menawarkan sebuah progrm kami di Tim Fundraising Kaisa , yaitu menpergunakn hasil kertas bekas dari photo copy untuk kami jualkan di penimbang barang bekas , alhamdulillah 2 dari 3 photo copy merespon dengan baik dan bersedia membantu kami . Kami akan datang kembali beberapa hari ke depan “ ungkapku .
Beberapa hari yang lalu Ka kholid selaku Pembina Kaisa mengadakan pelatihan Fundraising di gedung Graha Pena , Jatipadang . Hal itu merupakan hal yang pertama bagiku , namun satu hal yang menjadi tantangan bagi saya ialah masoh minimnya semngat Fundraiser dalam diriku , itulah sebabnya pelung emas kadan telewat begitu saja , lain alnya kalau memang Fundraiser sjati , tentu semua peluang akan dimanfaatkan . Mungkin salah satu sebab nya karena saya belum pernah langsung menyaksikan kehidupan beberapa orang yang tinggal di rel kereta api , bawah kolong jembatan dan beberapa tempat yang tidak layak untuk ditinggali oleh manusia .
Namun semua itu akan saya jadikan sebagai pengalaman hidup bagiku , tak apalah semua ini , tooh saya yakin semua ni akan bermanfaat kelak .

            

Senin, 08 September 2014

Sudah dua minggu sejak dimulainya semester 5 di Kampus Biru LIPIA Jakarta . Sebagian teman baru datang/masuk ruangan kuliah pada hari ini , Faisal salah satunya , seorang Pemuda hebat yang saya kenal berasal dari Pinrang .

Pagi itu saya berjalan ke kampus bersamanya, juga dengan teman lainnya , pembicaraan kali ini menyangkut tentang apa yang dilaksanakan ketika liburan di kampung 3 bulan terakhir , semua dengan cerita masing masing tentunya .

Pemandangan rumah beridiri kokoh menjadi pemandangan menuju kampus , namun semua itu mengingatkan saya bahwa betapa banyak saudara di luar sana yamng sama sekli tak mempunyai rumah bahkan harus berjuang hidup dengan tinggal di gerobak sampah yang ia tarik guna memenuhi kebutuhan hidup bersama dengan keluarganya . Ironis memang negara ini , negara yang sangat kaya akan sumber daya alam namun tak diimbangi dengan sumber daya manusia yang mampu bersaing menghadapi zaman yang makin modern , seakan penduduk bangsa ini menjadii pembantu di rumah sendiri, pekerja di tanah sendiri , bangsa dengan mudahnya dan leluasa menggaruk semua sumber daya bangsa ini , mungkin semboyan Bung Hatta : Saya lebih rela melihat Indonesia tenggelam daripada harus melihat Indonesia menjadi embel embel negara Asing .

Peran pemuda dalam hal ini sangat sangat dan sangatlah dibutuhkan guna menggerakkan masyarakat nya . Namun yang menjadi pemandangan beberapa tahun terakhir ini betapa banyaknya “Pengangguran terdidik” yang telah menyelesaikan studinya namun tidak begitu kreatif mengahadapi persaingan dalam bidang pekerjaan.

Malam pun kembali menyapa di rumah kontrakan kecil milik kami bersama di Jakarta , inin artinya kami harus berisitrahat guna kembali menghadapi esok hari Insya Allah . 

Sangat Disayangkan .

Sangat Disayangkan .
          Sangat disayangkan tatkala semua catatan harian yang telah kutulis raib tanpa bekas begitu saja .

          Sangat disayangkan tatkala Laptop sudah kurang bersahabat padahal sudah 3 tahun menemani .

          Sangat disayangkan tatkala saya masih sering bersifat layaknya orang yang belum dewasa .

          Sangat disayangkan tatkala sholat lail tak lagi menjadi rutinitas harian sebagaimana dahulu .

          Sangat disayangkan tatkala banyak meninggalkan kewajiban layaknya anak kepada orang tua .

          Sangat disayangkan tatkala pemakaian gadget, hp , laptop serta internet yang tak terbendung memakan waktu .

          Sangat disayangakn tatkala tulis menulis tak menjadi rutinitas lagi .

          Sangat disayangkan tatkala sulitnya menahan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan .

Semua itu telah berlalu dan tak kan pernah kembali , sekarang saya harus menatap ke depan guna merangkai cita cita yang selama ini masih terekam dalam benak ini . Akan kurealisasi semua itu Insya Allah .


Saya memohon kepada Allah swt tuk mengeuhkan hati ini dalam ibadah kepadanya , juga kepada orang tua saya yang memang senantiasa mendoakan anaknya ini menuju hal yang lebih baik . Thanks Mam and Dad .  

Sabtu, 30 Agustus 2014

PENTINGNYA SHOLAT
Kaum Muslimin Rahimakumullah.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak kaum muslimin, khususnya diri saya pribadi untuk menambah ketaqwaan kita kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala , yaitu dengan memperbanyak amal ibadah kita sebagai bekal untuk menghadap Illahi Rabbul Jalil. Serta melaksanakan segala perintah dan meninggalkan segala laranganNya.
Seperti firman Allah:
Artinya: “Dan berbekallah kalian, karena sebaik-baik bekal adalah taqwa, dan bertaqwalah kepadaKu wahai orang-orang yang menggunakan akalnya.”
Kaum Muslimin Rahimakumullah

Kadar keimanan seseorang ditandai dengan shalatnya, cinta seseorang kepada Islam diukur dari berapa banyak cintanya kepada shalat dan para ulama kita menganggap orang yang tidak shalat atau meremeh-kan shalat sebagai seseorang yang sama sekali tidak mempunyai bagian dalam Islam ini. Sebagaimana yang dikatakan oleh Umar (
لاَ حَظَّ فيِ الإِسْلاَمِ مَنْ تَرَكَ الصَّلاَ ةَ
“Tidak ada bagian dari Islam orang yang meninggalkan shalat”.

    Dalam Ad Dien shalat memiliki kedudukan yang sangat agung dan mengandung beberapa keutamaan dian-taranya :
1. Shalat merupakan perkara yang  pertama dan yang terpenting setelah syahadatain. Rasulullah ( bersabda :
(أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حـَتــَّى يَشْهَدُوا أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ وَيُقِيمُوا الصَّلاَةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ)  رواه البخاري و مسلم
“Saya diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersyahadat, mene-gakkan shalat dan menunaikan zakat”. (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Shalat adalah ibadah yang diperintahkan kepada seluruh Nabi tanpa terkecuali. Allah ( berfirman kepada Nabi Musa ( :

 (… فَاسْتَمِعْ لِمَا يُوحَى ( إِنـــَّنِي أَنـــَا اللهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنـــَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلاَةَ لِذِكْرِي  (  طه : 13-14
“….Maka dengarkanlah apa yang diwahyukan kepadamu, sesungguhnya Aku ini adalah Allah yang tidak ada Ilah yang hak selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”. (QS. Thaha:13-14)
Dan perkataan Nabi Ibrahim ( ketika meletakkan anaknya (Nabi Ismail () di Ka’bah, beliau ( berkata :

(  رَبــَّــنَا إِنـــِّي أَسْكَنْتُ مِنْ ذُرِّيـَّتِي بـِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِنْدَ بَيْـتـِكَ الْمُحَرَّمِ رَبــَّـنَا لِيُقـِيمُوا الصَّلاَةَ...(  ابراهيم :37
“Ya Allah, saya menempatkan anakku (sebahagian keturunan) di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah Engkau (baitullah) karena perintah-Mu, agar mereka menegakkan shalat…” (Ibrahim : 37).
Jadi para Nabi dan Rasul adalah orang-orang yang melaksanakan shalat dan merupakan ibadah yang sangat penting bagi mereka.
3. Shalat adalah amalan yang paling dicintai oleh Allah ( sesudah iman kepada Allah. Untuk amalan-amalan hati, amalan yang paling afdhal adalah iman kepada Allah, untuk amalan anggota tubuh tidak ada yang paling afdhal kecuali shalat. Ibnu Mas’ud ( pernah bertanya kepada Rasulullah ( : “Amalan apakah yang paling afdhal disisi Allah ( ?” Rasulullah ( bersabda:
(... الصَّلاَةُ عَلَى وَقْـتـِهَا ...( رواه البخاري و مسلم
“…Shalat tepat pada waktunya…”. (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Shalat merupakan amalan anggota tubuh yang pertama dihisab oleh Allah ( pada hari kiamat, sebagaimana sabda Rasulullah ( :

( إِنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ ( رواه الترمذي و النسائي
“Sesungguhnya amalan yang paling pertama dihisab bagi manusia pada hari kiamat adalah shalatnya”. (HHR. Tirmidzi dan Nasaa’i)
      Jadi apabila shalatnya tidak ada maka tidak ada lagi yang perlu dihisab dari hamba tersebut.
5. Shalat merupakan ibadah yang menghapuskan dosa-dosa. Firman Allah ( :

( وَأَقِمِ الصَّلاَةَ طَرَفَيِ النــَّـهَارِ وَزُ لَفًا مِنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيـــِّئــَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِ يْنَ  ( هود :114
“Dan dirikanlah shalat itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan malam. Sesungguhnya perbua tan-perbuatan yang baik itu menghapus-kan dosa-dosa. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”. (QS. Huud :114)
Dan sabda Rasulullah ( :

( أَرَأَيــْتُمْ لَوْ أَنَّ نـــَــهَرًا بـــِبَابِ أَحَدِكُمْ يــَغْتَسِلُ فِيهِ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسًا مَا تــَقُولُ ذَلِكَ يُبْقـِي مِنْ دَرَنــِهِ (  قَــالُـــوا لاَ يُبــْـقِي مِنْ دَرَ نـِهِ شَيـــْئًا قَـالَ ( فَذَلِكَ مِثـْلُ الصَّلَوَاتِ الْخـَمْسِ يَمْحُو اللهُ بــِهِ الْخَطَايـَا ( رواه البخاري و مسلم
“Seandainya ada sebuah sungai di depan rumah seseorang, dimana ia mandi lima kali sehari dari sungai itu apakah masih ada daki yang masih tinggal di badannya ?” mereka menjawab : “Tidak tersisa satupun daki di tubuhnya, maka Rasulullah ( bersabda : “Demikianlah perumpamaan shalat yang lima dimana Allah menghapus dosa-dosa dengannya” (HR. Bukhari dan Muslim)
     Dan Allah ( juga akan menge-luarkan hambanya yang pernah me-laksanakan shalat dari api Neraka. Dan ini merupakan bantahan terhadap orang-orang yang mengatakan bahwa yang  akan  diberikan  syafa’at adalah
orang-orang yang pernah mengucap-kan Lailaha Illallah saja, karena kalau kita meneliti hadits-hadits tentang syafa’at lebih mendalam, maka kita akan dapatkan bahwa syafa’at itu akan diberikan hanya kepada orang-orang yang pernah melaksanakan shalat.  
     
    Berarti orang-orang tersebut adalah orang-orang yang pernah melaksana-kan  shalat.  Dan  ini  adalah  dalil  kuat
dari para ulama bahwa orang yang meninggalkan shalat adalah kufur. Karena yang akan diselamatkan nanti adalah orang-orang yang mempunyai tanda-tanda sujud.
6. Shalat ialah ibadah yang diperin-tahkan untuk bersuci sebelum mengerjakannya dan tidak ada shalat tanpa bersuci dan hal ini tidak terdapat didalam ibadah-ibadah lain-nya. Puasa, zakat, haji dan lainnya itu tidak diperintahkan untuk bersuci. Rasulullah ( bersabda :

 ( مِفْتَاحُ الصَّلاَةِ الطُّهُورُ ( رواه الترمذي وابن ماجه
“Pembuka shalat itu adalah bersuci” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
7. Shalat adalah ibadah yang Rasulullah ( perintahkan kepada kita untuk mentarbiyah anak-anak kita agar mereka melaksanakan shalat sejak kecil walaupun ibadah tersebut belum diwajibkan atas mereka. Rasulullah ( bersabda :

( مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بــِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبـْنَاءُ سَبْعِ سِنِيْنَ وَاضْرِ بُوهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبـْنَاءُ عَشْرٍ ( رواه أبو داود و أحمد
“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat sejak berumur tujuh tahun dan pukullah mereka dalam usia sepuluh tahun bila tidak mau melaksanakan shalat” (HR. Abu Daud dan Ahmad)
8. Allah ( akan menaungi orang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid di hari kiamat kelak. Rasulullah ( bersabda :

( سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ ... وَرَجُلٌ  قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ ( رواه البخاري و مسلم
“Ada tujuh golongan yang akan mendapat-kan naungan Allah di hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya ….dan orang yang hatinya selalu terpaut dengan masjid” (HR. Bukhari dan Muslim)
Berkata Imam Nawawi رحمه الله :“Makna dari hadits tersebut adalah dia sangat men-cintai masjid dan senantiasa melaksanakan shalat berjama’ah, hal ini bukanlah berarti bahwa ia tidak pernah keluar dari masjid”. (Lihat Al Minhaj 7:122)
9. Shalat juga merupakan tempat bermunajatnya seorang hamba kepada Allah (, Rasulullah ( bersabda :

(  إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى يُنـَاجِي رَبــَّهُ … (رواه البخاري و مسلم
“Sesungguhnya seorang diantara kalian  (berdiri untuk) shalat, maka dia bermunajat kepada Rabbnya”. (HR. Bukhari dan Muslim )
     Salah satu tempat yang afdhal untuk bermunajat dan berdo’a kepada Allah ( adalah ketika melaksanakan shalat dan bukan setelah melaksanakan shalat, Berkata Ibnul Qayyim رحمه الله : “Umumnya doa-doa yang berhubungan dengan shalat, Nabi ( mengerjakannya ketika sedang melaksana-kan shalat dan hal ini adalah yang beliau perintahkan, dan merupakan hal yang paling pantas bagi sesorang untuk berdo’a di dalam shalatnya karena dia sedang berhadapan dengan Rabbnya, bermunajat kepada-Nya, selama masih melaksanakan shalat. Apabila telah salam terputuslah munajat tersebut dan hilanglah posisinya dihadapan Rabbnya dan kedekatan kepada-Nya. Lalu mengapa ia meninggalkan berdo’a saat-saat seorang hamba dekat dengan-Nya dan saat Allah menghadap-kan wajah-Nya kepadanya lalu ia memilih untuk berdo’a setelah Allah ( berpaling darinya ?!”.(Lihat Zaadul Ma’ad 1:258)
10. Shalat adalah wasiat yang terakhir diucapkan oleh Rasulullah (.  Berkata Anas bin Malik ( : “Adalah wasiat terakhir Rasulullah ( yang beliau sampaikan saat nyawa beliau berada di tenggorokan adalah :

( الصَّلاَةَ الصَّلاَةَ ( رواه ابو داود و ابن ماجه
“(Hendaklah kalian menjaga) shalat, (Hendaklah kalian menjaga) shalat”  (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Just Share .
Barangkali Anda sedang membaca kata-kata ini, namun tidak menghiraukannya, karena menganggap tulisan ini hanyalah sekelompok kalimat yang panjang nan membosankan dan tidak penting tuk direnungkan.
Barangkali Anda sedang membaca kata-kata ini sampai selesai dan memikirkannya, maka Anda akan mengambil apa yang baik dan berguna. Bisa jadi Anda termasuk kelompok yang ini dan itu. Dan saya berharap Anda termasuk dalam kelompok yang kedua.

Sebuah ungkapan hikmah yang saya dapatkan dari sebuah buku kecilku yang menemani perjalan di sore hari ini. Semoga bisa menjadi renungan bagi kita semua guna menghargai sebuah pengorbanan besar.

SAYA SUDAH BESAR DAN MENGERTI.

Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa obat itu tidak semanis sirup.
Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa kakek saya tidak akan kembali lagi, seperti kata ibuku.
Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa ada hal hal lain yang lebih menakutkan dari kegelapan.
Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa orang tua tidak akan selalu menggenggam erat tangan saya untuk memgepresikan jalan hidup saya.
Saya sudah besar, agar saya menyadari bahwa masalah tidak bisa diselesaikan dengan sepotong permen.
Saya sudah besar dan saya mengerti bahwa bukan sata sendiri yang sudah besar, namun orang tua saya juga sudah semakin tua.
Saya sudah besar, sudah mengerti bahwa sikap keras ibu adalah cinta, kemarahannya adalah cinta dan hukumannya juga adalah cinta.
Alangkah indahnya hidup ini, alangkah uniknya dunia ini dan alangkah singkatnya umur ini.

Maaf Pythagoras: Ibuku adalah persamaan yang paling sulit.
Maaf Newton: Ibuku adalah rahasia gravitasi.
Maaf Edison: Ibuku adalah lampu pertama dalam hidup saya.
Maaf Plato: Ibuku adalah tempat yang paling luhir dalam hidupku.
Maaf Roma: Semua jalan menuji cinta ibuku.
Maaf Juliet: Ibuku adalah kekasihku.

Terima Kasih Ibu.

Jumat, 01 Agustus 2014


Barangkali Anda sedang membaca kata-kata ini, namun tidak menghiraukannya, karena menganggap tulisan ini hanyalah sekelompok kalimat yang panjang nan membosankan dan tidak penting tuk direnungkan.
Barangkali Anda sedang membaca kata-kata ini sampai selesai dan memikirkannya, maka Anda akan mengambil apa yang baik dan berguna. Bisa jadi Anda termasuk kelompok yang ini dan itu. Dan saya berharap Anda termasuk dalam kelompok yang kedua.

Sebuah ungkapan hikmah yang saya dapatkan dari sebuah buku kecilku yang menemani perjalan di sore hari ini. Semoga bisa menjadi renungan bagi kita semua guna menghargai sebuah pengorbanan besar.

SAYA SUDAH BESAR DAN MENGERTI.

Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa obat itu tidak semanis sirup.
Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa kakek saya tidak akan kembali lagi, seperti kata ibuku.
Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa ada hal hal lain yang lebih menakutkan dari kegelapan.
Saya sudah besar dan sudah mengerti bahwa orang tua tidak akan selalu menggenggam erat tangan saya untuk memgepresikan jalan hidup saya.
Saya sudah besar, agar saya menyadari bahwa masalah tidak bisa diselesaikan dengan sepotong permen.
Saya sudah besar dan saya mengerti bahwa bukan sata sendiri yang sudah besar, namun orang tua saya juga sudah semakin tua.
Saya sudah besar, sudah mengerti bahwa sikap keras ibu adalah cinta, kemarahannya adalah cinta dan hukumannya juga adalah cinta.
Alangkah indahnya hidup ini, alangkah uniknya dunia ini dan alangkah singkatnya umur ini.

Maaf Pythagoras: Ibuku adalah persamaan yang paling sulit.
Maaf Newton: Ibuku adalah rahasia gravitasi.
Maaf Edison: Ibuku adalah lampu pertama dalam hidup saya.
Maaf Plato: Ibuku adalah tempat yang paling luhir dalam hidupku.
Maaf Roma: Semua jalan menuji cinta ibuku.
Maaf Juliet: Ibuku adalah kekasihku.

Terima Kasih Ibu.

Kamis, 17 Juli 2014


Pemuda Hebat Membangun Bangsa
Hari ini, kamis 8 Juni 2014 tepat pukul 09:45 wita, saya kembali menginjakkan kaki di kampung halaman ku Sul-Sel . Setelah sekian sekian lama belajar tentang arti kehidupan di jakarta, mungkin tahun ini merupakan tahun yang sangat spesial buatku, bagaimana tidak ? Karena tahun saya bertemu dengan sahabat , teman-teman serta para pemuda yang rela mengorbankan pikiran, waktu serta hartanya demi kemajuan bangsa ini , Entah itu para sahabat ku di Formalis (Forum Komunikasi Mahasiswa Lipia se sulawesi) yang jumlahnya sangatlah banyak , juga sahabatku di Kaisa (Komunitas Pecinta dan pemerhati anak bangsa) ada ka Cho, ka kholid, ka Rajiv, ka aufa , ada juga rekan kerja ku di tim Fundraising si mental baja Afina , hehehe , juga si Ama yang rela mengedit profile Kaisa tatkala saya minta , juga para personal Sadewa (Sayap Dewantara) yang merupakan kumpulan dari para Alumni Gerakan UI mengajar , ada mba Luna, mba Dita, mba Ara dan juga beberapa teman yg tak sempat saya sebutkan di sini , makasih yaa buat sharing nya waktu itu ,  jujur saja bahwa saya beberapa kali tak sanggup menahan air mata tatkala membaca tulisan-tulisan para dewantara muda ini . Semoga sayap-sayap dewantara muda terus terbentang di negara kita INDONESIA .
Juga yang tak bisa saya lupakan ketika bertemu dengan para Volunteer Sahabat Pulau , ada Bang Hendri yang jago main tenis meja, bang teguh serta mba Windi yg mungkin blum begitu kenal dengan saya , mereka semua inilah para pemerhati pendidkan bangsa ini , berkat mereka pulalah saya semakin termotivasi untuk ikut berpartisipasi dalam kemajuan bangsaku,  Indonesia . Mereka pulalah yg membangunkan ku dari tidur panjang ku yang selalu egois memikirkan kepentingan ku sendiri .
Saya berjanji akan berbuat hal yang lebih baik lagi, lebih dewasa lagi ke depan .
Sekarang saya balik dulu ke kampung halamanku teman/sahabat , semoga di lain waktu kita bisa kembali bersama , bersinergi, bekerja, untuk Indonesia yang lebih baik .

Salamku
Imam.

Jumat, 04 Juli 2014

Iqomah aja, itu sih sholat sunah doang.
Kame 'bahanni massempajang sunna' mu ro (versi inggris)
Sebuah pemandangan berbeda saya saksikan khususnya di beberapa masjid di kampung ku. Umunya masjid di sini sudah dipasangi jam digital guna mengontrol waktu antara adzan dan iqomah, bisa dikatakan bahwa ini sebagai kemajuan pemikiran di kalangan masyarakat. Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) atas segala nikmatnya.
Shubuh itu, jam digital masih menunjukkan 00:35 detik sebelum iqomah yang pada saat itu juga masih ada salah satu jamaah yang masih melakukan sholat sunnah shubuh yang sudah berada pada rakaat ke dua, namun tiba salah seorang jamaah dari belakang mengatakan iqomah ajaaa, itu mah sholat sunnah doang (baca: judul atas) kata nya itu sesikit mengusik perhatianku yang memang berada tepat di depan jamaah yang mngtakan hal tersebut. Mungkin karena agak kesal karena belum ada juga mengiqamah ia pun mengulangi perkataaan nya dengan mengangkat sedikit nada suara nya plus mendatangi saya guna meminta pendapat, saat itu saya hanya mengitakan nya, maka seluruh penghuni masjid pada saat itu juga ikut pada terhentak kaget dengan pernyataan ini, saya pun hanya mengelus dada tak berdaya. Heheheh ..

Ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi dari kejadian diatas.
1. Hendaknya ada sifat saling menhormati dan menghargai dalam kehidupan bermasayarakat.
2. Kalimat "Iqomah aja, itu mah sholat sunnah doang" ini seakan memandang sebelah mata posisi sholat sunnah itu sendiri, dan perlu juga dicatat bahwa sholat sunah di sini adalah sholat sunah sebelum shubuh yang terkait hal ini nabi bersabda yang artinya: 2 Rakaat yang lebih baik dari dunia dab seisinya ialag sholat sunah shubuh. Jadi ini bukanlah sholat sunnah biasa juga, jadi tidak layak semestinya kata seperti ini terucap dari salah seorang muslim.
3. Harus ada saling paham antara jamaah yang satu dengan yang lain guna menghindari hal hal seperti ini.

Semoga saja masyarakat kita di Indonesia lebih baik ke depannya.
Aamiinn ..

Sinjai, 5 Juli 2014.

Jumat, 13 Juni 2014


Perkembangan Makna Fiqih Dari Masa Ke Masa .

                Ketika kita berbicara tentang ilmu Fiqih berarti kita sedang membicarakan salah satu disiplin ilmu yang sangat urgent kedudukannya dalam kehidupan sehari-hari, bermasyarakat, serta sangat erat kaitannya dalam menetapkan hukum suatu permasalahan, dalam artian bahwa ilmu yang satu ini sangatlah dibutuhkan oleh seluruh elemen masyarakat, mengapa ? karena Ilmu Fiqih merupakan suatu disiplin ilmu yang membahas tentang Hukum-hukum Syar’iyyah yang dikerjakan oleh para mukallaf dan di dalam disiplin ilmu inilah dikenal yang namanya siapakah  seorang Mujtahid, muqollid dll itu .
            Dalam hal ini kami akan sedikit memaparkan beberapa perkembangan-perkembangan fiqih dari masa ke masa .

1.      Kondisi Ilmu Fiqih pada zaman Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa sallam .
Perlu digaris bawahi bahwasanya pengajaran Ilmu Fiqih pada zaman nabi sangat  jauh berbeda dengan pengajaran Ilmu Fiqih pada zaman sekarang . Dimana Ilmu Fiqih pada zaman tersebut belum tercetak menjadi suatu kitab , dalam artian belum ada sistem penulisan ataupun pembukuan pada saat itu . Juga pembahasan pada zaman nabi tidak serumit pembahasan para ulama saat ini .
Mari perhatikan para Ulama setelah zaman nabi dalam merumuskan/membukukan beberapa kitab Fiqih, semua dikerjakan dengan sangat kompatibel dan akurat . Berbeda jauh pada zaman Nabi dalam menyampaikan masalah  fiqih, dimana ketika Nabi berwudhu maka para sahabat belajar dari wudhu beliau tanpa ada penjelasan tentang rukun, syarat serta wajib wudhu , sama halnya dengan penjelasan sholat tanpa ada pembedaan antara wajib, rukun dan syarat , begitu juga dengan Haji dan beberapa ibadah lainnya . Seperti inilah umumnya pembelajaran fiqih pada zaman Nabi Muhammad saw.
Terkadang nabi ketika melihat perbuatan terpuji dari kalangan sahabat maka akan dipuji oleh beliau, dan sebaliknya nabi akan mengingkari suatu perbuatan ketika tak sesuai dengan norma yang telah ditetapkan syariah .

2.      Kondisi Ilmu pada zaman Sahabat setelah nabi wafat .
Setelah wafatnya nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam Maka para sahabat berpencar ke beberapa tempat, saat itu masalah baru semakin menjamur, berbagai permasalahan muncul ke permukaan, tetapi para sahabat tidak seenaknya saja berijtihad , tetapi terdapat syarat syarat tertentu , itu dikarenakan sahabat lah yang paling paham dengan metode penafsiran nabi, mereka pulalah yang menjadi saksi turunnya wahyu dan juga beberapa faktor pendukung yang lain, maka para sahabat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut sesuai yang mereka hafal dan ketahui dan apabila tidak mereka dapatkan maka para sahabat berijtihad dengan pendapat mereka sendiri . Hal seperti inilah yang menyebabkan perbedaan pendapat di kalangan sahabat , juga diantara bentuk yang lain ialah :
a)      Beberapa sahabat mendengar hukum,penafsiran serta penjelasan dari nabi langsung tanpa di dengar oleh beberapa sahabat lain .
b)      Beberapa sahabat meriwayatkan apa yang dilakukan nabi dan menjadikan amalan tersebut sebagai ibadah yang lazim dan lainnya menjadikannya sunnah .

3.      Kondisi Ilmu Fiqih pada zaman Tabi’in .
Perbedaan yang terjadi pada kalangan sahabat juga berdampak pada masa setelahnya, yaitu masa Tabi’in , dimana para tabi’in mengambil hukum dari beberapa kalangan sahabat yang berbeda-beda .
Maka tak dapat dipungkiri akan tersebarnya beberapa ulama/imam dari kalangan tabi’in pada beberapa tempat-tempat tertentu, katakanlah : Sa’id bin musayyab, Saalim bin Abdullah bin Umar di madinah, juga periode setelah mereka seperti Az-Zuhri , Yahya bin sa’id serta Rabi’ah bin Abdur Rahman, juga ada atho’ bin abi rabaah di Mekkah, Ibrahim An-Nakhai dan As-Sya’bi yang berada di Kufah, Imam Hasan di Bashroh, juga Thowuus bin Kiisan di yaman serta Imam Makhuul di Syam .
 Diantara sebab perbedaan dalam periode tabi’in di sini ialah pengambilan beberapa hukum fiqih yang berasal dari sumber berbeda-beda .
Ibrahim An-Nakhoi bersama sahabatnya melihat bahwa Abdullah ibnu Mas’ud  sebagai sahabat yang paling paham dalam ilmu fiqih, maka mereka menjadikan sumber mazhab mereka berasal dari fatwa serta hukum-hukum yang telah di istinbath  oleh Ibnu Mas’ud, begitu juga dengan beberapa Imam yang lain .

4.      Kondisi Ilmu Fiqih setelah zaman Tabi’in
Setelah berlalunya masa para tabi’in maka Allah subahaanahu wa taa’la tetap menjaga Agama Islam ini, dengan menjadikan adanya pembaharu pada setiap masa (100 tahun) dalam sebuah hadits yang shahih dari abu hurairah radhiyallahu anhu, nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا

Sesungguhnya Allahh akan mengutus (menghadirkan) bagi umat ini (umat islam) orang yang akan memperbaharui (urusan) agama mereka pada setiap akhir seratus tahun HR Abu daud, Al Hakim dan At-Thabraani .
Maka Muncullah pada masa ini beberapa imam yang kita kenal dengan Aimmatul Mazaahib, yaitu Imam Abu Hanifah, Imam Malik bin Anas, Imam Muhammad bin Idris As-Syafi’i , Imam Ahamd bin Hanbal serta beberapa Imam-Imam lain dengan pola pikir yang berbeda-beda dalam permasalahan fiqih sehingga muncullah yang kita kenal sebuah kitab yang disebut dengan Fiqhul Muqaaran (Fiqih Perbandingan Mazhab), contohnya : Kitab Fenomenal karya Ibnu Rusyd Bidayatul Mujtahid wa Nihayatul Muqtashid dan para iamam inilah sangat berkontribusi dalam perkembangan Ilmu Fiqih hingga zaman sekarang ini .



Diantara Kitab-kitab Fiqhul Muqaaran yang terkenal antara lain :

1.       Ikhtilaaful Ulama , Abu Abdillah Muhammad bin Nashr Al Marwazi (202-294 H)
2.       Ikhtilaaful Fuqahaa , Abu Ja’far Muhammad bin Jariir At-Thabari (224-310 H)
3.       Al-Haawii Al-Kabiir (Syafi’i) , Abu Al Hasan Ali bin Muhammad bin Habiib Al-Maawardii (364-450 H)
4.       Al Muhalla (Zhahiri) , Abu Muhammad Ali bin Ahmad bin Hazm (384-456 H)
5.       Bidaayatul Mujtahid wa Nihaayatul Muqtashid (Maaliki), Abu Al-Waliid Muhammad bin Ahmad bin Rusyd (520-595 H)
6.       Al-Mughni (Hanbali), Abu Muhamad Abdullah bin Ahmad bin Quddamah (514-620 H)
7.       Al-Majmu’ (Syafi’i), Abu Zakaria Mahyuddin bin Syarf An-Nawawi (631-676 H)
8.       Al-Fiqhu Al-Islaami wa Adillatuhu , Dr. Wahbah Az Zuhaili .

Wallaahu A'lam .



Kamis, 15 Mei 2014


Acara : Seminar Alqur'an IV
Tema  : Pemimpin Qur'ani , Dambaan Negeri
Waktu : Kamis , 15 Mei 2014
Jam     : 08:00-12.00 am .
Tempat : Masjid Al Ikhlas Jatipadang , Pasar Minggu .

         Pagi yang cerah di hari kamis ini , namun tak seperti biasanya , jalanan jatipadang yang biasanya diisi oleh para Mahasiswa yang berangkat ke kampus , itu tak kita saksikan sama sekali .
Sebuah Seminar Alqur'an  IV dilaksankan di Masjid Al Ikhlas Jatipadang dengan tema : Pemimpin Qur'ani, Dambaan Negeri . Dengan pemateri : Dr. Ahmad Luthfi Fathullah MA (Kepemimpinan menurut As-Sunnah) dan Dr.Adian Husaini MA (Sikap ideal muslim menyongsong pemilihan pemimpin di Indonesia).
         Acara dimulai tepat pukul 08:00 pagi , namun antusiasme masyrakat sangat terlihat tatkala masjid dipenuhi dengan banyaknya pendatang dari berbagai kalangan , para pemuda/pemudi , aktifis dakwah serta para orang tua datang dari segala penjuru sekitar Jabodetabek sebelum acara dimulai .
         Kami juga sempat melakuan wawancara dengan berberapa peserta diantaranya mengatakan bahwa : "Acara yang sangat bermanfaat bagi kami , namun yang disayangkan bahwa kedua pemateri terkesan terburu-buru dalam menyampaikan materinya" semoga ke depan acara seperti ini bisa dilaksanakan lebih awal .
         Sebagai salah satu masjid yang mendapat sertifikat ISO (Masjid pertama di jakarta mendapat sertifikat ISO) maka  acara pun selesai tepat waktu pada pukul 12:00 yang dilanjutkan demgan sholat zhuhur berjamaah di Masjid Al Ikhlas .
         Para peserta pun kembali melaksanakan aktifitasnya seraya berharap bisa bertemu kembali pada acara seminar Alqur'an selanjutnya .

Minggu, 11 Mei 2014

JANGAN SESALI KERUGIAN ANDA
Terkadang kita amat sangat menyesal tatkala "Kerugian" menghampiri . Seakan dunia telah kiamat , langit telah runtuh , harapan telah sirna, seakan disambar petir di siang bolog , seperti inilah gambaran beberapa orang tatkala kedatangan tamu yang tak pernah diundang bernama "Kerugian".
Di sini saya mencoba tuk mengajak anda tuk berpikir lebih cerdas, berpikir lebih dewasa  terhadap setiap kejadian yang menimpa, bahwa tatkala kerugian menghampiri kita, maka di luar sana ada orang yang sangat senang dengan keuntungannya . Sederhana nya mungkin bisa dikatakan bahwa, di satu sisi kita rugi , tapi pada hakikaktnya kita telah memudahkan orang lain, khususnya yang bermuamalah dengan kita .
Jadi, kerugian yang anda rasakan itu tak perlu tuk anda sesali dengan penyesalan yang amat mendalam , karena hal itu memang sebuah hal yang mutlak terjadi dan merupakan salah satu Sunnatullah yang tak seorang pun mampu menggantinya . Memang tak dapat dipungkiriri sebagai manusia biasa bahwa, penyesalan itu sangatlah menyakitkan .
Perlu kita ingat bahwa semua itu merupakan sebuah ujian, sebuah warna kehidupan yang tanpanya hidup tak akan berwarna  .
Suatu kejadian bahkan pernah juga saya rasakan , saya pernah merasakan kerugian sampai 1,5 jt , mungkim amda berpandangan bahwa nominal yang saya sebutkan tidaklah besar, tapi kalau bisa jujur , uang sebanyak itu sangatlah besar buat saya, maklumlah , saat ini saya masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di jakarta . Saya merasa begitu terpukul saat itu, bahkan berlanjut hingga beberapa hari bahkan berminggu-minggu masih saya sesali .
Namun apalah daya, semua telah berlalu, nasi telah menjadi bubur, tak ada satu orang pun yang dapat mengembalikannya .
Hanya bisa menjadikannya sebagai pengalaman hidup serta pelajaran , berharap dapat dijadikan domgeng tentang ketangguhanku kepada penerus ku .
Jadi, jadikanlah kerugian itu sebagai bumbu kehidupan sobaat .

Sabtu, 03 Mei 2014


Kumpulan SHC dan HIMAIS

# Seorang Mukmin menyadari musibah apapun akan menjadi penghapus dosa dosanya atau bertambah catatan kebaikan karenanya maka ia tidak ingin menghapus peluang Allah akan mencatat  kebaikan baginya atau menghapus darinya  dosa karenanya HR.Bukhari

#Pantang bagi seorang muslim tuk berputus asa, bahkan pada saat seluruh penjuru tak menyisakan celah untuk kita berharap . Rasulullah bersabda janganlah salah satu dari kamu meminta mati karena kesulitan hidup yang menimpanya, jika perlu ucapkan doa sebagai berikut : Ya Allah panjangkanlah umurku jika hidup memang lbih baik bagiku dan matikanlah aku jika kematian memang lebih baik bagiku HR.Bukhari Muslim . Keimanan yang baik akan berbuah keyakinan akan datangnya pertolongan Allah .

#Mari membangun asa seperti Sayyidah Hajar yg tetap berlari mencari air meski dalam pandangan hanya ada fatamorgana dan padang pasir . Seperti Nabi Nuh yang tetap berdakwah siang dan malam meski jumlah pengikutnya selalu konsisten dan seperti Nabi Muhammad saw. Yg tak membiarkan malaikat menjatuhkan gunung meski penduduk Thaif menolaknya dengan kasar dan tetap menaruh harapan pada anak cucu mereka . Karena asa adalah aliran darah yang harus terus mengalir sepanjang hayat maka jangan biarkan asamu putus .

#Keberhasilan ialah ujung seberang dari jembatan proses , siapapun ia, jika ingin sampai di seberang maka ia harus melewati jembatan tersebut kecuali yang dikecualikan oleh Allah . Beramal, bergerak dan melangkahlah . Jangan pernah berhenti selama kita masih bisa .

#Rasulullah bersabda : Barang siapa yang ingin bertemu dengan Allah maka Allah ingin bertemu dengannya . HR.Muttafaq alaih .

#Allah berfirman : Dan sungguh kami benar benar akan menguji kamu sehingga kami mengetahui orang yg berjihad dan bersabar diantara kamu QS:Muhammad.

#Rasulullah bersabda ttg laut : Laut itu suci airnya, halal bangkainya. Al muwatha`.

#Rasulullah Bersabda : Sesungguhnya pada dirimu terdapat dua sifat yang disukai Allah , yaitu sabar dan tidak tergesa gesa .HR.Muslim .

#Bila kenyataan tak sesuai harapan maka lihatlah ia dari sudut pandang hikmah, bukan dari sudut pandang musibah yang dramatis, menyakitkan/menyedihkan sehinga membuat lemah . Ujian yang kita alami sesungguhnya dialami juga oleh orang lain dgn kadarnya masing masing maka bersabarlah . Allah berfirman yg artinya : Jika kamu menderita kesakitan maka sungguh mereka juga merasakan kesakitan sebagaimana yang kamu derita sedang kamu mngharap pada Allah dari Allah yg tdk merek harapkan .

#Fatwa : Dilarang bersumpah dengan nama selain Allah karena termasuk kemungkaran dan bernuansa syirik *fatawa bin baaz

#Ibnu Qayyim Aljauziyah membagi manusia menjadi 3 tingkatan . pertama : Golongan orang yang mengeluhkan allah pada makhluk, menurut beliau ini adalah golongan terendah . Kedua: Manusia yang mengadukan manusia kepada Allah sedangkan tingkatan ketiga dan tertinggi adlah orang yang mengadukan dirinya kepada Allah . di tingkatan manakah kita ? Mari sejenak bermuhasabah .

#Rasulullah bersabda : Barang siapa yang berkata atasku apa yang tidak pernah saya katakan maka persipkanlah tempatnya di neraka HR.Bukhari

#Berprasangka baiklah kepada Allah di setiap keadaan , bukankah ujian adalah bukti cintanya? Kalaupun ada yang harus disalahkan maka salahkanlah diri kita sendiri, boleh jadi kita telah bermaksiat kepada allah dan mengundang sebuah kesulitan/bencana datang , Allah azza wa jalla berfirman yg artinya : “Apa saja ni’mat yang kau peroleh adalah dari Allah dan apa saja bencana yg menimpamu maka itu dari kesalahan dirimu sendiri . QS:An Nisaa 79.

#Allah berfirman: Jika kamu sembunyikan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu nyatakan allah pasti akan mengetahuinya . QS Ali Imran 29.

#Dalam Hidup ini kitra berhak tuk bahagia, jgn biarkan bahagiamu ditentukan oleh orang lain, ciptakan dan rasakan kebahagiaan itu dlm dirimu disertai letupan semangat, teruslah bergerak karena banyak kegagalan dalam hidu[p ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dgn keberhasilan saat mereka berhenti bergerak dan menyerah .

#Dari Anas bin Malik berkata: aku melayani rasulullah selama 10 tahun beliau tdk pernah sekalipun mengatakan kepadaku Ahh . HR Abu Daud

#Rasulullah bersabda : Barang siapa yg Allah menghendaki kebaikan baginya, mka akan ditimpakan cobaan kepadannya . HR. Bukhari

#Meski kita tercipta dengan rasa malas tpi tidak seharusnya kita dikalhkan oleh sifat buruk itu, bahkan kita harus melawan dan menyingkirkannya agar semangat tetap terjaga seperti sabda rasulullah: Bersemangatlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu minta tolonglah kepada Allah dan jgn lemah HR.Muslim

#Sahabat kita seharusnya bangga menjadi seorang muslim, mengapa ? kebaikan yg hakikihanya ada pada diri seorang mukmin. Rasulullah saw: Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin semua urusannya adalah baik baginya dan hal ini tdk didapatkan keculai pada diri seorang mukmin, bila mendapatkan kesenangan ia bersyukur maka itu adalah kbaikan baginya dan bila tertimpa kesusahan ia pun bersabar maka itu kebaikan baginya . HR.Muslim 2999.

#Meski kita tercipta dengan disertai rasa malas tadi tdk seharusnya oleh sifat buruk itu , bahkan kita harus melawan dan menyingkirknnya agar semangat tetap terjaga Rasulullah saw : Bersemangatlah terhadap segala yang bermanfaat bagimu, minta tolonglah kepada allah dan jangan lemah . HR:Muslim . Semangat selalu dalam kebaikan dan ketaatan !!


#Rasulullah bersabda : Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari  dgn witir HR.Bukhari

#Sukur adalah sifat mulia para nabi dan rasul . Allah banyak mencertiakan dalam al qur’an sebagai teladan bagi kita agar senantiasa mensyukuri ni’matnya, diantaranya sanjungan kepada nabi Nuh as. Sesungguhnya dia adalah hamba allah yang banyak bersyukur ,

#Allah berfirman : Hai manusia ingatlah nikmat Allah kepadamu, adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada langit dan bumi . QS:Al-Fathir 3

#Sesungguhnya mati dalam keadaan kehausan lebih aku sukai darioada mengingkari janji (AlMutsana : Bahjatul majalis ibnu abdil barr)

#Syukur yang sebenarnya tidaklah cukup hanya dengan mengucapkan “Alhamdulillah” namun hendaknyan seorang hamba bersyukur dengan hati, lisan dan anggota badannya , sebagaimana Ibnu qudamah rahimahuillah mengatakan: Syukur (yang sebenarnya) adalah dengan hati, lisan dan anggota badan (Minhajul qasidhin 305)