Jumat, 12 September 2014


Kamis 11 September 2015
Selaku Fundraising . 

Sebagai salah seorang dari Tim Fundraising di Salah satu komunitas sosial di jakarta KAISA , menagajrkan saya tuk bagaimana memanfaatkan peluang se kecil pun dalam menghsilkan hal hal yang dapat dimanfaatkan komunitas .
Fundraising adalah sebuah tim penggalang dana dalam beberapa komunitas , namun kalimat “ Fundraising” mungkin masih begitu asing di beberapa telinga orang . Jadi, Fundraising ini ialah sebuah tim yang bertanggung jawab persoalan dana dalam kelanjutan program dalam organisasi .  
Adapun KAISA ialah singkatan dai Komunitas pecinta dan pemerhati Anak bangsa, Kaisa meruapakan sebuah komunitas/ kumpulan dari beberapa anak muda yang peduli Sosial khusunya kepada kaum margnal, kaum dhuafa serta anak jalanan yang tidak mendapatkan hak yang sebenarnya mereka dapatkan dari bangsa ini . Namun ketika kita memperhatikan betapa banyaknya anak anak yang sama sekali tidak medapatkan semua itu , di stulah kami hadir bersinergi bersama dengan beberapa pemuda dalam memikirkan anak anak penerus bangsa ini , saya teringat dengan ungkapan Pak Anies Baswedan “ Mendidik dalah kewajiban orang terdidik “
Sore ini saya harus mendatangi beberapa toko photo copy guna menawarkan sebuah progrm kami di Tim Fundraising Kaisa , yaitu menpergunakn hasil kertas bekas dari photo copy untuk kami jualkan di penimbang barang bekas , alhamdulillah 2 dari 3 photo copy merespon dengan baik dan bersedia membantu kami . Kami akan datang kembali beberapa hari ke depan “ ungkapku .
Beberapa hari yang lalu Ka kholid selaku Pembina Kaisa mengadakan pelatihan Fundraising di gedung Graha Pena , Jatipadang . Hal itu merupakan hal yang pertama bagiku , namun satu hal yang menjadi tantangan bagi saya ialah masoh minimnya semngat Fundraiser dalam diriku , itulah sebabnya pelung emas kadan telewat begitu saja , lain alnya kalau memang Fundraiser sjati , tentu semua peluang akan dimanfaatkan . Mungkin salah satu sebab nya karena saya belum pernah langsung menyaksikan kehidupan beberapa orang yang tinggal di rel kereta api , bawah kolong jembatan dan beberapa tempat yang tidak layak untuk ditinggali oleh manusia .
Namun semua itu akan saya jadikan sebagai pengalaman hidup bagiku , tak apalah semua ini , tooh saya yakin semua ni akan bermanfaat kelak .

            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar