Kamis 11 September 2015
Selaku Fundraising .
.jpg)
Sebagai salah seorang dari Tim Fundraising di Salah satu komunitas sosial di jakarta KAISA , menagajrkan saya tuk bagaimana memanfaatkan peluang se kecil pun dalam menghsilkan hal hal yang dapat dimanfaatkan komunitas .
Fundraising
adalah sebuah tim penggalang dana dalam beberapa komunitas , namun kalimat “
Fundraising” mungkin masih begitu asing di beberapa telinga orang . Jadi,
Fundraising ini ialah sebuah tim yang bertanggung jawab persoalan dana dalam
kelanjutan program dalam organisasi .
Adapun
KAISA ialah singkatan dai Komunitas pecinta dan pemerhati Anak bangsa, Kaisa
meruapakan sebuah komunitas/ kumpulan dari beberapa anak muda yang peduli
Sosial khusunya kepada kaum margnal, kaum dhuafa serta anak jalanan yang tidak
mendapatkan hak yang sebenarnya mereka dapatkan dari bangsa ini . Namun ketika
kita memperhatikan betapa banyaknya anak anak yang sama sekali tidak medapatkan
semua itu , di stulah kami hadir bersinergi bersama dengan beberapa pemuda
dalam memikirkan anak anak penerus bangsa ini , saya teringat dengan ungkapan
Pak Anies Baswedan “ Mendidik dalah kewajiban orang terdidik “
Sore
ini saya harus mendatangi beberapa toko photo copy guna menawarkan sebuah
progrm kami di Tim Fundraising Kaisa , yaitu menpergunakn hasil kertas bekas
dari photo copy untuk kami jualkan di penimbang barang bekas , alhamdulillah 2
dari 3 photo copy merespon dengan baik dan bersedia membantu kami . Kami akan
datang kembali beberapa hari ke depan “ ungkapku .
Beberapa
hari yang lalu Ka kholid selaku Pembina Kaisa mengadakan pelatihan Fundraising
di gedung Graha Pena , Jatipadang . Hal itu merupakan hal yang pertama bagiku ,
namun satu hal yang menjadi tantangan bagi saya ialah masoh minimnya semngat
Fundraiser dalam diriku , itulah sebabnya pelung emas kadan telewat begitu saja
, lain alnya kalau memang Fundraiser sjati , tentu semua peluang akan
dimanfaatkan . Mungkin salah satu sebab nya karena saya belum pernah langsung
menyaksikan kehidupan beberapa orang yang tinggal di rel kereta api , bawah
kolong jembatan dan beberapa tempat yang tidak layak untuk ditinggali oleh
manusia .
Namun
semua itu akan saya jadikan sebagai pengalaman hidup bagiku , tak apalah semua
ini , tooh saya yakin semua ni akan bermanfaat kelak .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar