Waktu
menunjukkan pukul 04:30 wita , Sang Matahari mulai mencondongkan dirinya ke
arah barat , awan mulai berubah warna , angin sedikit lebih Kencang dari
sebelumnya , berbagai merk Mobil dan Motor sudah mulai memadati jalanan
tepatnya di jantung kota Bontang yang Indah,bersih dan sejuk.. (itulah Bontang
salah satu Kota yang Membuat Mataku terpesona akan Kebersihannya) gimana tidak
Bersih setiap pagi kusaksikan begitu banyak Pekerja yang sibuk akan kerjaan
masing-masing(Khusunya sang Penyapu di samping jalan yang dengan Sabar
menjalani Pekerjaanya)
Kuraih
sepeda Motor Vario Pink milik Bozz Nuur(sepupuku berdomisili di Bontang)
bersama dengan temanku Julianto pada saat itu terjadi sedikit perbincangan :
Saya
: Anto cepat sudah , ini mau Malam sudah ...
Anto
: ya ,,Ayo sudah .. kamu aja yang bawa motor ..
Saya
: jangan saya Nto .., saya Kurang Hafal jalananya .. kamu bawa sudah ..
Anto
: ya udah ,... Naik Sudah ... (ini
bahasa yg saya dapat di Bontang dulu kawan hahaha .. Plesteran ... kalimat
Sudah selalu saja di Akhirkan ).....
Kamipun Memulai perjalanan kami
menuju YIHAQ(Yayasan ibnu Hasyim al Haq) di mana setiap di perjalanan mataku
ini selalu saja Tersibukkan oleh
banyaknya Sekolah Bertaraf Internasional yang tidak pernah saya saksikan di
Kampung Damai ku SINJAI .. tetapi yang paling menarik perhatian ialah bangunan
di depan salah satu Sekolah SD yang berdiri Kokoh dengan halaman yang cukup
Luas ,.. Akupun bertanya kepada karibku Anto .” ini bangunan apa Anto .?” itu
Gereja mam , jawabnya dengan mulut sedikit mendekat ke telingaku (maklum aja
ini lagi naik motor) .. Ooooo (jawabku dalam hati) Ya Inilah Negara kita Sob ,
Negara Republik yang kaya akan Keanekaragaman Budaya , Suku , Agama dll ...
Di Tengah Perjalanan kami, tetesan
air sedikit demi sedikit mulai turun dan mencoba untuk membasahi kota Bontang
yang terkenal akan Pupuk Kaltim nya itu , kami pun berteduh tapi tidak untuk
waktu yang lama karena waktu sudah Pukul 05:00 waktu setempat , dan Awan kelihatan
mulai menahan untuk menurunkan Airnya(tentunya dengan Kekuasaan Allah) ,
Perjalanan kami berlanjut , tapi lagi-lagi Awan Menangis , tapi karena tidak
memungkinkan untuk berteduh kami pun rela untuk tetap melanjutkan perjalanan
yang tinggal sedikit lagi ...
Entah apa yang saya dan temanku pikirkan
saat itu di tengah guyuran Hujan yang amat deras, aku mulai kedinginan tapi
kucoba untuk menahannya (Maklum aja sob.. saya tidak pakai Helm saat itu) Ku
gerakkan Kepalaku yang kedinginan sambil tangan ku masukkan ke dalam baju , dan
ini berulang-ulang saya lakukan dan tanpa sengaja membuat Helm temanku menutupi
matanya , Motor yang melaju sangat kencang pun tak mampu kami kendalikan dengan
baik dan Akhirnya “”’FFFhhhuuaaaaaakkkkkk”””” kami terserat
sekitar 3 Meter tapi Untungnnya kami jatuh di atas Rumput(Alhamdulillah) , saat itu saya hanya berpikir “Terserah
Engkau Ya Allah”.. Segera saya bangkit tuk Melihat situasi di sekitar kami dan pandanganku terhenti pada seorang Ayah
dan ibu yg di sampingnya terhampar berbagai macam Kue (mungkin saja tuk di
jadikan hidangan berbuka Puasa) ternyata Kue-kue tersebut terkena dampak Ban
Motor kami yang sudah terkapar tadi ... Seandainya Motor kami dapat
mengungkapkan apa di dalam Benaknya ia pasti sangat Marah kepada kami ....
heeheh ... sangat dan sangaaat Marah ....
Ibu tadi ternyata tidak terima
dengan hal tersebut yang membuatnya Rugi karena Kue Berbuka Puasa yang Jatuh
tak Tersisa , dengan rasa Kasihan akupun mengeluarkan Uang 50.000 dari dompet
hitam ku sebagai ganti Kue yang Jatuh tadi , Selesailah permasalahan kami
dengan ibu Tersebut ...
Kami pun Beralih ke masalah yang tak
kalah rumitnya , bagaimana supaya kami tidak diomelin ama Bozzzz Nuur (begitu
panggilan Sepupuku ini oleh Anggotanya) , segera kami bersihkan Motor dari
Rumput-Rumput yang melekat dengan peralatan seadanya kemudian terjadi kembali
Perbincangan antara saya dengan temanku tadi (Anto)
Saya
: Wadduuuuhh .. gmna nih Anto , Kita kena marah sudah ama Bozz Nuuur ..
Anto
: Maaf mam , tadi saya kehilangan Kendali Sehingga terjadi hal yang kita
sama-sama tidak Inginkan
Saya
: Ya mau gimana lagi Anto .. Ini sudah Ketetapan(TAQDIR) Allah swt nto. Inilah
yg terbaik(Sambil Membersihkan Motor kami) .... tidak ada yang perlu di
salahkan kok Anto ...
Setelah sudah terlihat Bersih
kamipun melanjutkan Perjalanan yang tinggal menyisakan Sekitar Lima menit
perjalanan ...
Hujan Masih terus mengguyur Kota
Bontang .... Uuuuuufffhhh .. Sampailah kami di tempat Tujuan dengan Keadaan
yang beda dengan biasanya Motor langsung ku Parkir di bawah Bangunan yang masih
beralaskan Tanah , kamipun langsung bergegas menuju kamar Mandi tanpa mengeluarkan
kata Sedikit pun ......
(Cerita
ini Diangkat dari kejadian yang di alami oleh Penulis sendiri di Bulan Suci
Ramadhan 1433 H)
Mungkin dari
Penggalan Cerita di atas dapat terdetik di Dalam Benak anda bahwa Penulis akan
Menukil Tentang Taqdir(Ketetapan Allah) ...
Sungguh tak dapat
dipungkiri bahwa semua Kejadian di Muka Bumi ini merupakan Ketetapan Allah swt....
dengan ketetapan Allah banyak individu yang tadinya merencanakan hal yang
sangat matang tapi belum mendapat Izin dari sang pemegang izin untuk melakukannya
, begitu juga dengan hal-hal yang kadang kita tidak inginkan terjadi tetapi
terjadi dalam roda kehidupan ini . Tapi perlu kita ketahui sekalian Sob semua
itu sudah Menjadi Ketetapan sang Ilahi dan itulah yang Terbaik ... Terbaik ....
·
Tentang Penulis : Imamuddin bin Mukhtar Majid , itulah nama
Aslinya , Menulis Bukanlah hobinya , tapi ia Cuma Mencoba menuangkan apa dalam
benakknya dalam susunan Paragraf , berharap dapat bermanfaat baginya juga orang
lain , bagi yang ingin bertukar pikiran dengan penulis dapat melalui apa saja
yang penting bisa terhubung , entah itu hp , FB , ataupun bisa juga dengan
menengok sebagian Coret-coretannya di imamuddinq.blogspot.com ...
