Kamis, 25 Oktober 2012

Tragedi Bukit Sintuk


        Waktu menunjukkan pukul 04:30 wita , Sang Matahari mulai mencondongkan dirinya ke arah barat , awan mulai berubah warna , angin sedikit lebih Kencang dari sebelumnya , berbagai merk Mobil dan Motor sudah mulai memadati jalanan tepatnya di jantung kota Bontang yang Indah,bersih dan sejuk.. (itulah Bontang salah satu Kota yang Membuat Mataku terpesona akan Kebersihannya) gimana tidak Bersih setiap pagi kusaksikan begitu banyak Pekerja yang sibuk akan kerjaan masing-masing(Khusunya sang Penyapu di samping jalan yang dengan Sabar menjalani Pekerjaanya)
Kuraih sepeda Motor Vario Pink milik Bozz Nuur(sepupuku berdomisili di Bontang) bersama dengan temanku Julianto pada saat itu terjadi sedikit perbincangan :  
Saya : Anto cepat sudah , ini mau Malam sudah ...
Anto : ya ,,Ayo sudah .. kamu aja yang bawa motor ..
Saya : jangan saya Nto .., saya Kurang Hafal jalananya .. kamu bawa sudah ..
Anto : ya udah ,... Naik Sudah ...   (ini bahasa yg saya dapat di Bontang dulu kawan hahaha .. Plesteran ... kalimat Sudah selalu saja di Akhirkan ).....
            Kamipun Memulai perjalanan kami menuju YIHAQ(Yayasan ibnu Hasyim al Haq) di mana setiap di perjalanan mataku ini selalu saja  Tersibukkan oleh banyaknya Sekolah Bertaraf Internasional yang tidak pernah saya saksikan di Kampung Damai ku SINJAI .. tetapi yang paling menarik perhatian ialah bangunan di depan salah satu Sekolah SD yang berdiri Kokoh dengan halaman yang cukup Luas ,.. Akupun bertanya kepada karibku Anto .” ini bangunan apa Anto .?” itu Gereja mam , jawabnya dengan mulut sedikit mendekat ke telingaku (maklum aja ini lagi naik motor) .. Ooooo (jawabku dalam hati) Ya Inilah Negara kita Sob , Negara Republik yang kaya akan Keanekaragaman Budaya , Suku , Agama dll ...
            Di Tengah Perjalanan kami, tetesan air sedikit demi sedikit mulai turun dan mencoba untuk membasahi kota Bontang yang terkenal akan Pupuk Kaltim nya itu , kami pun berteduh tapi tidak untuk waktu yang lama karena waktu sudah Pukul 05:00 waktu setempat , dan Awan kelihatan mulai menahan untuk menurunkan Airnya(tentunya dengan Kekuasaan Allah) , Perjalanan kami berlanjut , tapi lagi-lagi Awan Menangis , tapi karena tidak memungkinkan untuk berteduh kami pun rela untuk tetap melanjutkan perjalanan yang tinggal sedikit lagi ...
            Entah apa yang saya dan temanku pikirkan saat itu di tengah guyuran Hujan yang amat deras, aku mulai kedinginan tapi kucoba untuk menahannya (Maklum aja sob.. saya tidak pakai Helm saat itu) Ku gerakkan Kepalaku yang kedinginan sambil tangan ku masukkan ke dalam baju , dan ini berulang-ulang saya lakukan dan tanpa sengaja membuat Helm temanku menutupi matanya , Motor yang melaju sangat kencang pun tak mampu kami kendalikan dengan baik dan Akhirnya   “”’FFFhhhuuaaaaaakkkkkk”””” kami terserat sekitar 3 Meter tapi Untungnnya kami jatuh di atas Rumput(Alhamdulillah)  , saat itu saya hanya berpikir “Terserah Engkau Ya Allah”.. Segera saya bangkit tuk Melihat situasi di sekitar kami  dan pandanganku terhenti pada seorang Ayah dan ibu yg di sampingnya terhampar berbagai macam Kue (mungkin saja tuk di jadikan hidangan berbuka Puasa) ternyata Kue-kue tersebut terkena dampak Ban Motor kami yang sudah terkapar tadi ... Seandainya Motor kami dapat mengungkapkan apa di dalam Benaknya ia pasti sangat Marah kepada kami .... heeheh ... sangat dan sangaaat Marah ....
            Ibu tadi ternyata tidak terima dengan hal tersebut yang membuatnya Rugi karena Kue Berbuka Puasa yang Jatuh tak Tersisa , dengan rasa Kasihan akupun mengeluarkan Uang 50.000 dari dompet hitam ku sebagai ganti Kue yang Jatuh tadi , Selesailah permasalahan kami dengan ibu Tersebut ...
            Kami pun Beralih ke masalah yang tak kalah rumitnya , bagaimana supaya kami tidak diomelin ama Bozzzz Nuur (begitu panggilan Sepupuku ini oleh Anggotanya) , segera kami bersihkan Motor dari Rumput-Rumput yang melekat dengan peralatan seadanya kemudian terjadi kembali Perbincangan antara saya dengan temanku tadi (Anto)
Saya : Wadduuuuhh .. gmna nih Anto , Kita kena marah sudah ama Bozz Nuuur ..
Anto : Maaf mam , tadi saya kehilangan Kendali Sehingga terjadi hal yang kita sama-sama tidak Inginkan
Saya : Ya mau gimana lagi Anto .. Ini sudah Ketetapan(TAQDIR) Allah swt nto. Inilah yg terbaik(Sambil Membersihkan Motor kami) .... tidak ada yang perlu di salahkan kok Anto ...
            Setelah sudah terlihat Bersih kamipun melanjutkan Perjalanan yang tinggal menyisakan Sekitar Lima menit perjalanan ...
            Hujan Masih terus mengguyur Kota Bontang .... Uuuuuufffhhh .. Sampailah kami di tempat Tujuan dengan Keadaan yang beda dengan biasanya Motor langsung ku Parkir di bawah Bangunan yang masih beralaskan Tanah , kamipun langsung bergegas menuju kamar Mandi tanpa mengeluarkan kata Sedikit pun  ......
(Cerita ini Diangkat dari kejadian yang di alami oleh Penulis sendiri di Bulan Suci Ramadhan 1433 H)

    Mungkin dari Penggalan Cerita di atas dapat terdetik di Dalam Benak anda bahwa Penulis akan Menukil Tentang Taqdir(Ketetapan Allah) ...
Sungguh tak dapat dipungkiri bahwa semua Kejadian di Muka Bumi ini merupakan Ketetapan Allah swt.... dengan ketetapan Allah banyak individu yang tadinya merencanakan hal yang sangat matang tapi belum mendapat Izin dari sang pemegang izin untuk melakukannya , begitu juga dengan hal-hal yang kadang kita tidak inginkan terjadi tetapi terjadi dalam roda kehidupan ini . Tapi perlu kita ketahui sekalian Sob semua itu sudah Menjadi Ketetapan sang Ilahi dan itulah yang Terbaik  ... Terbaik ....

·         Tentang Penulis : Imamuddin bin Mukhtar Majid , itulah nama Aslinya , Menulis Bukanlah hobinya , tapi ia Cuma Mencoba menuangkan apa dalam benakknya dalam susunan Paragraf , berharap dapat bermanfaat baginya juga orang lain , bagi yang ingin bertukar pikiran dengan penulis dapat melalui apa saja yang penting bisa terhubung , entah itu hp , FB , ataupun bisa juga dengan menengok sebagian Coret-coretannya di imamuddinq.blogspot.com ...

Senin, 22 Oktober 2012

''' Umat Kotak-Kotak ''

Kotak-Kotak Jokowi-Ahok
   Coret-Coretanku ku ini bangkit dari Kegelisahanku sob .... atau kalau zaman sekarang bahasa anak muda katanya Kegalauanku.. itutuh yg sering Muncuil di status remaja sekarang .... (hheheehehhe)  kaya ga’ ada bhs lain aja mam..Iyya ga’papalah biar sedikit gaul .. Bermula ketika aku Pulang dari Kuliah sob , (Weeeissshhh anak Kuliahan Coy) kutelusuri jalanan jakarta yg panas sumpek ‘’’ “ sumpeeeh nih panas bnget Cuuyyy ,,, Asli... gmna ga’ asli klw panas nya Bercmpur ama asap Kopaja (Koperasi angkutan Jakarta) klw ga’ salah gitu deh kepnjangannya.. hehehehheh.. sotoy dikit ga’ papa kan .... smpe2 saya pernah brpikir ingin ke Kutub utara atau Selatan sono .... atau ingin masuk di lemari es .. Entar jdi Es Loee ..... tapi selalu sya tanam di Benakku bhwa nie panas atau dingin Ni’mat dari Allah swt .. Setuju ga’ ....?
            Ga’ Cuma smpe d situ Cuuyyy ..... belum lgi harus lewati gang2 kecil alias gang Tikus .. sebelum nyampe di 7an ...”””.huuueeeekkk’””  bosaaaaaaaaaannn “’’ sabar Mam itulah pendidikan ,,, Kata Bapak Saya “ klw Masih Umur Remaja tuh harus Ngisi Otaknya jgn Cuma bisa Ngisi Ototnya Doang ……heheh …nih sekedar Curhat aja sob krn Inilah sebagian Rutinitasku di slah satu Kota Metropolitan di Indonesia atau Ibukota Indonesia yg katanya Lebih kejam daripada Ibutiri . kwkwkw….. ya kalau bukan karena Mimpiku aku pasti berpikir Puluhan ribu kali Tuk Menetap di Kota Jakarta nieehh ..
Setelah menelusuri Jalan2 tersebut langkahku sedikit terhenti tatkala Terdapat segerombolan Anak Muda Berkumpul di Suatu tempat berukuran sekitar 3x4 m yg mereka namai dgn Pos Ronda RT007/RW009 , di iringi dgn Musik ama Film Zaman Dahulu cooyy ... Jaka Tingkir gitu atau Badi Prima (Terbayang sepertinya saya berada Pada tahun 1980 an hehehehehh..) ..Aku pun Berjalan Pelan2 sambil Berkata Misi Bang .. ..  di jawab : ya Mari –mari ... setelah itu Kulanjutkan perjalananku dgn tas kuliahku berukuran gede dikitlah dan Sekantong makanan di tangan Kananku tuk saya jadikan santapan siang yg saya Beli dari salah satu Warteg andalan... Ya Harganya Lumayan Murah siiihh sesuai Standar Harga Mahasiswa khusunya Saya yg Mencoba Hidup Mandiri di Kota niieeh ,,...
Sampailah saya di Rumah Kontrakan berwarna Hijau dgn Jinjingan Makanan yg Siap tuk di Sikaat ... Kubukalah Pintu dgn Ucapan Asslamu A’laikum wr.wb..... Kupandangi Jam Dinding yg telah Menunjukkan Pukul 01:00 dan Membuka Jinjinganku Tuk Menjanggal sedikit rasa Lapar yg Terus Mengganggu Perutku ., Maklum Soob tdi pgi blum Sempat Sarapan .. sambil Update Berita terbaru di TV Samsung berukuran Sekitar 14 Inci yg Antenanya tersusun dari Penutup Panci bekas yaahh lumayan lah walaupun gambarnya sedikit kabur2 gitu ,.. stelah Update sbntar Kuraih Hp ku dari Ransel POLO ku tuk Update berita Olahraga ama Liat Staus Lebbayy di Facebook ... hehehe .... ya beginilah kira2 Rutinitasku stiap hari soobb ..... bak Wajib aja  cuuyy saya lalui semuanya.. ‘’’sumppeeehh’’’ kaya Mobil Pete-pete yg lewat dpan jl.Perintis  itutuh  di Kota Daeng Makassar .. atau kaya di SD yg stiap hri Senin diadakan Upacara Penaikan Bendera dan saya sebagai Ketua Upacara (Mengenang Masa SD) kwkwkwk.. ..
Seiring dengan habisnya Santapanku akupun terdiam sejenak seraya Berpikir tentang Pos ronda tempat Berkumpul para Calon Penerus Estafet Bangsa ini .. .. Dengan Penuh Pertanyaan yg Tersangkut di dalam Benakku : Apakah Mereka tdk Sadar akan Pentingnya Peran Seorang pemuda bagi Bangsa ini ..? mengapa mereka Menyia2kan Masa Muda mereka ..? dan berbagai Pertanyaan2 lain tentunya , tapi ada yg menarik dari pemuda tadi itu soobb ,di mana salah satunya ada yg pake baju KOTA-KOTAK yg sering di pake Jokowi saat kampanye Pilgub di jakarta baru2 ini... sungguh sangat menyita perhatian Cuuyy .... dari situlah kembali terdetik sebuah pertanyaan, seperti inikah Realita umat Islam sekarang..? di mana buaanyaaak Golongan2 yg menamai diri mereka sebagai pengikut nabi Muhammad saw. ..?? hingga kadang terjadi kesalah pahaman antara Golongan satu dan yang lain .... ? huuuuufff ..... paraaaah niee sob.... tapi inilah Realita sekarang Soob...  di mana Umat ini bisa di katakan tidak ada bedanya dengan baju KOTAK-KOTAK  sekali lagi inilah Realita,Kenyataan,Fakta..... terserah mau di tambain apa lagi cuuy .. ..
Tak lama kemudian ketika aku Membuka Pintu Kulihat dari Jauh Seorang ibu membawa kardus Indomie klw tdk salah ...eeeeeeee.... saya ternyata salah Sob , ketika Mendekat ternyata dia tdk Membawa kardus Indomie cooyy , yg di bawa ternyata Salon Berukuran Kardus dan microphone dan langsung Menyanyikan Lagunya Ayu Ting ting ‘Alamat palsu’ di depan Rumah ... hehehe .... Mantavvvvvvv cooyy ...... (ini merupakan salah satu Kesadisan Ibu kota ini sob) ...
Kembali lgi Kita kepada Umat Kotak-Kotak ini ..... Sungguh Realita yg sangat Meyedihkan ... Menyedihkan ...... dan Sangat Menyedihkannnn

Ya ALLAH Janganlah Engkau Menghukum kami akibat Perbuatan Orang-orang yg tdk tahu dan tidak Mau mempelajari Agamamu ....

Ya ALLAH Jadikanlah Negeri ini Negeri yg Adil , Aman dan Penuh dengan Berkahmu ....

Ya ALLAH berikanlah Petunjuk Orang yg belum mndapat Petunjuk dari Teguhkanlah kami dalam Agamamu setelah engkau memberi petunjuk karena hanya kepada Engkaulah kami meminta dan Memohon

Amiiiiinnnn ......... Ya Rabbal A’lamiin ....


Biodata : Imamuddin Mukhtar adalah anak Kedua dari 4 Bersaudara(sementara) ..Menulis bukanlah Hobinya , melainkan hanya Mencoba tuk Menuangkan apa yang ia Gelisahkan ke dalam Susunan Huruf sehingga membentuk Suatu Kalimat yang akan Membentuk Beberapa Paragraf , dan Berharap bisa bermanfaat bagi dirinya dan Orang Lain ...
Penulis Lahir di sinjai 18 tahun yg lalu, sekarang tercatat sebagai salah satu Mahasiswa di di jakarta ..