Iqomah aja, itu sih sholat sunah doang.
Kame 'bahanni massempajang sunna' mu ro (versi inggris)
Sebuah pemandangan berbeda saya saksikan khususnya di beberapa masjid di kampung ku. Umunya masjid di sini sudah dipasangi jam digital guna mengontrol waktu antara adzan dan iqomah, bisa dikatakan bahwa ini sebagai kemajuan pemikiran di kalangan masyarakat. Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) atas segala nikmatnya.
Shubuh itu, jam digital masih menunjukkan 00:35 detik sebelum iqomah yang pada saat itu juga masih ada salah satu jamaah yang masih melakukan sholat sunnah shubuh yang sudah berada pada rakaat ke dua, namun tiba salah seorang jamaah dari belakang mengatakan iqomah ajaaa, itu mah sholat sunnah doang (baca: judul atas) kata nya itu sesikit mengusik perhatianku yang memang berada tepat di depan jamaah yang mngtakan hal tersebut. Mungkin karena agak kesal karena belum ada juga mengiqamah ia pun mengulangi perkataaan nya dengan mengangkat sedikit nada suara nya plus mendatangi saya guna meminta pendapat, saat itu saya hanya mengitakan nya, maka seluruh penghuni masjid pada saat itu juga ikut pada terhentak kaget dengan pernyataan ini, saya pun hanya mengelus dada tak berdaya. Heheheh ..
Ada beberapa hal yang perlu digaris bawahi dari kejadian diatas.
1. Hendaknya ada sifat saling menhormati dan menghargai dalam kehidupan bermasayarakat.
2. Kalimat "Iqomah aja, itu mah sholat sunnah doang" ini seakan memandang sebelah mata posisi sholat sunnah itu sendiri, dan perlu juga dicatat bahwa sholat sunah di sini adalah sholat sunah sebelum shubuh yang terkait hal ini nabi bersabda yang artinya: 2 Rakaat yang lebih baik dari dunia dab seisinya ialag sholat sunah shubuh. Jadi ini bukanlah sholat sunnah biasa juga, jadi tidak layak semestinya kata seperti ini terucap dari salah seorang muslim.
3. Harus ada saling paham antara jamaah yang satu dengan yang lain guna menghindari hal hal seperti ini.
Semoga saja masyarakat kita di Indonesia lebih baik ke depannya.
Aamiinn ..
Sinjai, 5 Juli 2014.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar