JANGAN SESALI KERUGIAN ANDA
Terkadang kita amat sangat menyesal tatkala "Kerugian" menghampiri . Seakan dunia telah kiamat , langit telah runtuh , harapan telah sirna, seakan disambar petir di siang bolog , seperti inilah gambaran beberapa orang tatkala kedatangan tamu yang tak pernah diundang bernama "Kerugian".
Di sini saya mencoba tuk mengajak anda tuk berpikir lebih cerdas, berpikir lebih dewasa terhadap setiap kejadian yang menimpa, bahwa tatkala kerugian menghampiri kita, maka di luar sana ada orang yang sangat senang dengan keuntungannya . Sederhana nya mungkin bisa dikatakan bahwa, di satu sisi kita rugi , tapi pada hakikaktnya kita telah memudahkan orang lain, khususnya yang bermuamalah dengan kita .
Jadi, kerugian yang anda rasakan itu tak perlu tuk anda sesali dengan penyesalan yang amat mendalam , karena hal itu memang sebuah hal yang mutlak terjadi dan merupakan salah satu Sunnatullah yang tak seorang pun mampu menggantinya . Memang tak dapat dipungkiriri sebagai manusia biasa bahwa, penyesalan itu sangatlah menyakitkan .
Perlu kita ingat bahwa semua itu merupakan sebuah ujian, sebuah warna kehidupan yang tanpanya hidup tak akan berwarna .
Suatu kejadian bahkan pernah juga saya rasakan , saya pernah merasakan kerugian sampai 1,5 jt , mungkim amda berpandangan bahwa nominal yang saya sebutkan tidaklah besar, tapi kalau bisa jujur , uang sebanyak itu sangatlah besar buat saya, maklumlah , saat ini saya masih menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di jakarta . Saya merasa begitu terpukul saat itu, bahkan berlanjut hingga beberapa hari bahkan berminggu-minggu masih saya sesali .
Namun apalah daya, semua telah berlalu, nasi telah menjadi bubur, tak ada satu orang pun yang dapat mengembalikannya .
Hanya bisa menjadikannya sebagai pengalaman hidup serta pelajaran , berharap dapat dijadikan domgeng tentang ketangguhanku kepada penerus ku .
Jadi, jadikanlah kerugian itu sebagai bumbu kehidupan sobaat .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar